Philosophy mimpi,tanda dan penglihatan

Sesuatu yang menggairahkan untuk dicari adalah sesuatu yang tersembunyi dan yang belum diketahui.
Setiap rahasia harus tersingkap demi sebuah pengertian baru.
Semua ilmu,kebijaksanaan,pengertian hanya bisa diperoleh mereka yang mengerti hukum Tuhan dan alam.

Jalan untuk mencapainya telah lama diketahui,yaitu apabila manusia mengakui adanya sumber segala ciptaan yaitu Tuhan.
Setiap orang yang mengakui keberadaan Tuhan,kepadanya akan disingkapkan hal-hal yang rahasia.
Dan inilah cara segala rahasia akan disingkapkan kepada seseorang,dengan mimpi,tanda dan penglihatan.
Tiga cara diatas menjadi media bagi Tuhan berkomunikasi dengan manusia.
Mimpi adalah cara yang paling mudah,karena setiap manusia mengalaminya.
Yang menjadi kendala dari mimpi adalah jika manusia yang memperoleh mimpi tidak peka atau acuh terhadap mimpi yang dia dapat,yang sebenarnya adalah cerminan yang akan segera terjadi dalam kehidupannya.
Kitab suci memberikan contoh manusia yang berhasil memahami mimpi sebagai komunikasi Tuhan kepadanya adalah Yusuf dan Daniel.
Tanda adalah sesuatu yang lebih sulit lagi untuk dipahami karena membutuhkan kepekaan yang lebih besar,karena tanda terjadi di kehidupan nyata dan tanda bisa berupa pengalaman hidup.
Contoh-contoh tanda dari kitab suci adalah mengenai nabi yunus yang ditelan ikan selama 3 hari.
Kejadian itu menandakan bahwa oleh karena pemberontakannya terhadap perintah Tuhan maka nabi yunus harus mengalami kejadian yang buruk,namun sebagaimana sifat dari tanda adalah supaya dengan kejadian itu,akhirnya menjadi kesaksian bagi banyak orang.
Tanda bisa juga berupa penderitaan seseorang,yang mungkin dulu sakit yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah berobat kemana-mana,tetapi akhirnya setelah bertobat dan berdoa kepada Tuhan dia bisa disembuhkan.
Tanda bisa juga kesulitan seseorang dalam bidang keuangan,dimana dia mengalami titik terendah dalam kehidupannya,dilecehkan dan dipandang hina oleh orang lain,tetapi karena bertobat dan percaya kepada Tuhan akhirnya dia menjadi orang yang berhasil dan terhormat.
Orang-orang yang dahulu pernah melihat kehidupannya yang sangat susah,menjadi terheran-heran karena sekarang kehidupannya berubah menjadi sangat berhasil,dan akhirnya mereka menjadi ikut percaya kepada Tuhan.
Dengan ini kembali tujuan dari tanda adalah menjadi kesaksian bagi orang lain supaya mengenal Tuhan.
Berikutnya adalah penglihatan.
Penglihatan adalah cara Tuhan berkomunikasi kepada manusia secara langsung ketika manusia itu sadar.
Ini berlawanan dengan mimpi,karena mimpi didapat ketika seseorang tidur dan penglihatan didapat ketika seseorang dalam keadaan bangun atau sadar.
Contoh penglihatan adalah ketika murid jesus melihat Nabi Musa dan Elia bersama Tuhan Jesus yang sedang berdoa di atas bukit,ketika murid-murid Jesus melihat malaikat,dll.
Jadi penglihatan yaitu melihat sesuatu dalam keadaan sadar dan apa yang dilihatnya adalah sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain kecuali mereka yang diberi penglihatan itu sendiri.
Dengan tiga cara ini,Tuhan akan berkomunikasi kepada manusia,namun ketiganya hanya bisa manusia alami jika manusia berdoa.
Kuncinya hanya pada doa,karena tanpa doa,mimpi,tanda dan penglihatan dari Tuhan tidak akan pernah menjadi pengalaman manusia dalam hidupnya.
Dengan inilah orang-orang yang percaya kepada Tuhan akan memperoleh pengertian,hikmat dan kuasa yang akan membawanya pada kemuliaan yang besar,bukan hanya di bumi saja tetapi juga kemuliaan yang menantinya setelah kematian.
Sebab ada tertulis,berbahagialah mereka yang mati didalam Tuhan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar