Sebab setiap kegagalan

Saat ini saya harus menuliskan mengenai sebab setiap kegagalan,karena ini adalah masalah setiap orang yang selama ini berjuang mencapai tujuan yang mereka ingini,tetapi dalam perjalanannya mereka menemui hambatan-hambatan dan mulai membuat mereka goyah,pada akhirnya mereka gagal.

Tahukah anda sebab kegagalan dalam hidup ini,tidak datang dari luar diri kita,tetapi datang dari dalam diri kita.
Saya harus memberitahukan ini,supaya kita tidak selalu menyalahkan keadaan ataupun orang lain.
Lihat betapa banyak orang gagal mencari alasan bahwa sebab kegagalan dalam hidupnya karena orang lain atau mereka menyalahkan keadaan,sungguh menyedihkan mereka ini.

Saya merenungkan hal ini dan mulai berpikir mencari sebab pasti kegagalan setiap orang,sampai akhirnya saya memperoleh kesimpulan,bahwa kegagalan setiap orang adalah karena rasa takut dan khawatir dalam hidupnya.
Boleh saja mereka mempunyai impian yang besar,tujuan yang besar,tetapi jika mereka masih dikuasai rasa takut dan khawatir dalam hidupnya,niscaya mereka pasti akan gagal.
Saya sendiri sering kali dikalahkan rasa takut dan khawatir,bahkan lebih dari 25 tahun saya menjadi budak rasa takut dan khawatir,sepertinya saya sulit mengendalikan rasa takut dan khawatir dalam hidup saya.
Setiap hari hanyalah rasa lelah,ragu,pesimis,cemas,lemas,itu yang saya rasakan akibat dari rasa takut dan khawatir saya,bahkan saya menyimpulkan setiap tindakan dan kebiasaan buruk itu juga diakibatkan dari rasa takut dan khawatir.
Saya berjuang setiap waktu untuk mengendalikannya,alih-alih membuangnya,karena saya percaya rasa takut dan khawatir bisa dikendalikan untuk mendorong hal baik,dan saya percaya pada titik tertentu saya akan menjadi tuan atas rasa takut dan khawatir saya.

Saat ini saya memutuskan,saat tulisan ini dibuat,saya berkomitmen bahwa saya akan mengendalikan rasa takut dan khawatir saya dengan segenap hati saya,dengan iman,dengan ketulusan,saya harus berhenti berpikir ini sulit,saya harus berpikir ini bisa.
Saya menyadari sebab rasa takut dan khawatir adalah ketidaktahuan,inilah sumber dari rasa takut,karena itu saya harus mengejar pengetahuan,dengan cara bertindak dan menjelajahi rasa takut dan khawatir saya.
Apa yang saya takutkan itu yang akan saya pelajari sebelum saya hadapi,dengan cara ini saya akan memperoleh pengalaman yang akhirnya menghilangkan ketidaktahuan saya,dengan begitu hilang rasa takut dan khawatir saya.
Oh ya,,saya menuliskan ini bukan hanya untuk diri saya,saya yakin diluar sana banyak orang mengalami permasalahan ini,dan saya dengan senang hati mengajak teman-teman semua untuk mempraktekan semua yang saya tuliskan ini,kita harus berjuang mengendalikan dan mengalahkan rasa takut dengan tindakan.

Mari kita budayakan action,action and action.
Jangan takut sebelum berperang,jangan takut gulungan kitab penghukuman karena melakukan kesalahan karena bertindak.
Setiap kesalahan akan memberikan kecerdasan jika kita bisa mengambil pembelajaran dari kesalahan tersebut.
Bukankah pemain lebih terhormat daripada penonton?
Penonton hanya berkomentar tetapi tidak punya pengetahuan.
Jika saja setiap dari kita memahami arti dari kata-kata Nabi Ayub dalam kitab suci,"Apa yang aku takutkan,itulah yang datang kepadaku",maka kita semua akan berjuang untuk mengendalikan dan mengalahkan rasa takut dengan pengetahuan,karena sebab dari rasa takut dan khawatir adalah ketidaktahuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar