Hal yang baik,agung dan terhormat akan menjadi bagian seseorang yang mempunyai penguasaan diri dalam hidupnya.
Di tengah-tengah peradaban yang dewasa ini semakin kehilangan kendali dan hukum kebenaran,maka dibutuhkan seseorang yang berprinsip yang bisa menjadi pengaruh.
Ini akan tampak seperti cahaya lilin di tengah kegelapan malam,meskipun gelap lebih besar,tapi kegelapan sedikitpun tidak bisa menguasai terang.
Saya pernah memikirkan satu hal,bilamana seseorang telah mencapai penguasaan diri tertingginya?
Ketika saya mencurahkan waktu khusus untuknya,semua mulai jelas,bahwa kita manusia hidup dengan tujuan memenuhinya dalam arti lain,bahwa manusia ada dengan tujuan penguasaan diri itu sendiri.
Anda akan melihat bahwa semua perasaan,pikiran dan tindakan anda akan menuju kepada satu hal,yaitu mampu tidaknya anda mempunyai penguasaan diri.
Kembali ke contoh klasik dari kitab suci,ketika Adam manusia pertama dan Hawa pasangannya digoda iblis untuk memakan buah pengetahuan,itu menunjukkan bagaimana penguasaan diri manusia pertama diuji.
Sampai saat ini peraturan masih belum berubah,setiap dari kita,hari lepas hari,penguasaan diri kita akan selalu diuji.
Pertanyaannya,apakah anda tahan uji?
Atau justru anda akan menjadi seperti manusia pertama yang akhirnya tergoda dan melanggar hukum yang telah ditetapkan?
Percayalah ada satu rahasia besar di balik penguasaan diri,dan rahasia ini adalah sumber kehormatan dan keagungan bagi seseorang yang memahaminya.
Dibalik penguasaan diri terdapat satu kekuatan tak terlihat yang bekerja untuk melayani anda,apakah kekuatan itu?
Kekuatan itu adalah medan magnet yang bersumber dari dalam diri seseorang yang mempunyai penguasaan diri.
Inilah daya tarik terhebat yang pernah ada sejak hukum ini dipahami.
Medan magnet ini akan melayani tuannya seperti seorang budak yang menyerahkan hidupnya kepada tuannya.
Tapi untuk mendapatkannya ada harga yang harus dibayar,karena penguasaan diri bukanlah hal mudah untuk dimiliki.
Seseorang yang ingin memiliki dan memperbesar penguasaan diri harus siap dihina,dicemooh,kesepian,dikritik,dianggap munafik,tidak maju,kuno dan sebagainya.
Mereka harus mempertahankan nilai-nilai dan prinsip yang berbeda dari orang rata-rata.
Disaat yang lain mengikuti arus,orang yang ingin memperbesar penguasaan dirinya harus melawan arus.
Lalu dimana letak medan magnet dan daya tarik orang yang mengejar penguasaan diri,yang kenyataannya justru dianggap sebagian besar orang sebagai orang bodoh,kuno dan munafik?
Dengarkan ini,nilai-nilai,prinsip yang dipegang orang yang mengejar penguasaan diri akan membawa dirinya ketempat tertinggi dalam kehidupan setelah melewati jumlah waktu tertentu,saat itulah semua orang disekitarnya akan melihat bahwa apa yang membuat orang yang mengejar penguasaan diri tersebut hidup berbeda dari kebanyakan orang adalah untuk satu tujuan yaitu membuktikan bahwa nilai-nilai dan prinsip yang dipegangnya adalah kekuatan untuk meraih semua yang berharga dan mulia dalam kehidupan.
Semua orang yang tadinya merendahkan orang-orang yang mengejar penguasaan diri bahkan menganggapnya munafik akan memandang tertegun dalam penyesalan,karena menganggap remeh nilai-nilai dan prinsip yang dipegang oleh orang-orang yang mengejar penguasaan diri.
Setelah bukti yang tidak dapat disangkal bahwa mereka yang mempunyai penguasaan diri berhasil mencapai puncak kemuliaan tertinggi dalam kehidupan,maka semua orang menjadi sadar dan akhirnya datang untuk mendengar dan belajar dari orang yang mempunyai penguasaan diri tersebut.
Itulah medan magnet,itulah daya tarik,itulah keagungan seorang raja dengan mahkotanya,itulah yang disebut kemurnian emas dalam dapur perapian,ketika penguasaan diri kita menjadi kesaksian bagi orang lain untuk menjadi sadar akan kebenaran.
Di tengah-tengah peradaban yang dewasa ini semakin kehilangan kendali dan hukum kebenaran,maka dibutuhkan seseorang yang berprinsip yang bisa menjadi pengaruh.
Ini akan tampak seperti cahaya lilin di tengah kegelapan malam,meskipun gelap lebih besar,tapi kegelapan sedikitpun tidak bisa menguasai terang.
Saya pernah memikirkan satu hal,bilamana seseorang telah mencapai penguasaan diri tertingginya?
Ketika saya mencurahkan waktu khusus untuknya,semua mulai jelas,bahwa kita manusia hidup dengan tujuan memenuhinya dalam arti lain,bahwa manusia ada dengan tujuan penguasaan diri itu sendiri.
Anda akan melihat bahwa semua perasaan,pikiran dan tindakan anda akan menuju kepada satu hal,yaitu mampu tidaknya anda mempunyai penguasaan diri.
Kembali ke contoh klasik dari kitab suci,ketika Adam manusia pertama dan Hawa pasangannya digoda iblis untuk memakan buah pengetahuan,itu menunjukkan bagaimana penguasaan diri manusia pertama diuji.
Sampai saat ini peraturan masih belum berubah,setiap dari kita,hari lepas hari,penguasaan diri kita akan selalu diuji.
Pertanyaannya,apakah anda tahan uji?
Atau justru anda akan menjadi seperti manusia pertama yang akhirnya tergoda dan melanggar hukum yang telah ditetapkan?
Percayalah ada satu rahasia besar di balik penguasaan diri,dan rahasia ini adalah sumber kehormatan dan keagungan bagi seseorang yang memahaminya.
Dibalik penguasaan diri terdapat satu kekuatan tak terlihat yang bekerja untuk melayani anda,apakah kekuatan itu?
Kekuatan itu adalah medan magnet yang bersumber dari dalam diri seseorang yang mempunyai penguasaan diri.
Inilah daya tarik terhebat yang pernah ada sejak hukum ini dipahami.
Medan magnet ini akan melayani tuannya seperti seorang budak yang menyerahkan hidupnya kepada tuannya.
Tapi untuk mendapatkannya ada harga yang harus dibayar,karena penguasaan diri bukanlah hal mudah untuk dimiliki.
Seseorang yang ingin memiliki dan memperbesar penguasaan diri harus siap dihina,dicemooh,kesepian,dikritik,dianggap munafik,tidak maju,kuno dan sebagainya.
Mereka harus mempertahankan nilai-nilai dan prinsip yang berbeda dari orang rata-rata.
Disaat yang lain mengikuti arus,orang yang ingin memperbesar penguasaan dirinya harus melawan arus.
Lalu dimana letak medan magnet dan daya tarik orang yang mengejar penguasaan diri,yang kenyataannya justru dianggap sebagian besar orang sebagai orang bodoh,kuno dan munafik?
Dengarkan ini,nilai-nilai,prinsip yang dipegang orang yang mengejar penguasaan diri akan membawa dirinya ketempat tertinggi dalam kehidupan setelah melewati jumlah waktu tertentu,saat itulah semua orang disekitarnya akan melihat bahwa apa yang membuat orang yang mengejar penguasaan diri tersebut hidup berbeda dari kebanyakan orang adalah untuk satu tujuan yaitu membuktikan bahwa nilai-nilai dan prinsip yang dipegangnya adalah kekuatan untuk meraih semua yang berharga dan mulia dalam kehidupan.
Semua orang yang tadinya merendahkan orang-orang yang mengejar penguasaan diri bahkan menganggapnya munafik akan memandang tertegun dalam penyesalan,karena menganggap remeh nilai-nilai dan prinsip yang dipegang oleh orang-orang yang mengejar penguasaan diri.
Setelah bukti yang tidak dapat disangkal bahwa mereka yang mempunyai penguasaan diri berhasil mencapai puncak kemuliaan tertinggi dalam kehidupan,maka semua orang menjadi sadar dan akhirnya datang untuk mendengar dan belajar dari orang yang mempunyai penguasaan diri tersebut.
Itulah medan magnet,itulah daya tarik,itulah keagungan seorang raja dengan mahkotanya,itulah yang disebut kemurnian emas dalam dapur perapian,ketika penguasaan diri kita menjadi kesaksian bagi orang lain untuk menjadi sadar akan kebenaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar