sumber kebahagian sejati

Melihat semua yang terjadi,hal-hal yang indah,hal-hal yang pahit,kekecewaan,kepedihan,kesenangan,canda,tawa,semua menjadi memory yang menemani sisa perjalanan umurku.
Kemana aku pergi,gambaran itu memamerkan perasaan yang bisa kumiliki dengan melihatnya.

Kemanakah aku harus melihat supaya hatiku menjadi kuat,supaya hatiku menjadi tenang,aku menginginkan kebahagiaan itu.
Sepertinya semua yang kulakukan tidak berhubungan dengan kebahagiaan,kebahagian itu tidak ada hubungannya dengan yang kulihat.
Kebahagiaan sejati sesungguhnya adalah perasaan bersyarat.
Aku menyatakan hal yang jarang dimengerti manusia dalam mengejar kebahagiaan,aku akan memberitahukan sesuatau yang besar yang akan merubah mereka yang menerapkannya,ada satu hal yang kupahami setelah perjalanan panjangku mencari sumber kebahagiaan sejati,kudapati hal yang rahasia,bahwa manusia hanya bisa bahagia jika dia menemukan sumber kebahagiaan itu berada.
Kebahagiaan itu tinggal di dalam diri setiap orang,kebahagiaan itu tidak berada diluar,kebahagian itu membutuhkan alat untuk bisa muncul di hati kita.
Alat itulah yang lebih penting,tanpanya kebahagiaan tidak akan pernah muncul.
Jika kita ingin mendapatkannya,berikut
sesuatu yang perlu kita semua pahami,

pertama,manusia akan kesepian jika tidak terhubung dengan sumbernya,ibarat batre dengan listrik sebagai sumbernya,batre akan habis tetapi selama ada listrik,kita bisa kembali mengisinya.
Manusia yang tidak mengenal sumbernya,akan kesepian dan tidak bahagia.
Kedua,manusia juga kesepian jika tidak terhubung dengan sesamanya,dia akan layu dan kering,hidupnya tidak akan bergairah,perlahan-lahan dia akan semakin menyendiri,jika ini berlanjut,inilah titik awal dari perbuatan bunuh diri.
Kebahagiaan itu hanya dapat muncul jika kita terhubung dengan Tuhan sumber kita dan sesama kita manusia.
Jika engkau melihat seseorang sendirian,tanpa teman,merenung itu adalah waktu yang tepat untukmu mendekatinya dan terhubung dengannya,dengan begitu kamu telah menggunakan alat untuk memunculkan kebahagian di hatimu dan hati orang yang kamu dekati.
Jangan merasa rendah diri dan takut terhadap sesamamu,percayalah semua orang pada dasarnya sangat baik dan selalu begitu.
Jika kamu melihat seseorang dengan muka muram,lesu tanpa semangat itulah mereka yang telah meninggalkan sumbernya,dia mencoba hidup tanpa percaya Tuhan,mungkin tidak percaya,atau mungkin juga sakit hati atau marah kepada Tuhannya.
Yang jelas caranya tersebut tidak akan membantu,karena terhubung dengan Tuhan adalah alat yang memunculkan kebahagiaan di hati.
Setiap orang yang ingin bahagia harus mengerti dua hukum tertinggi kebahagiaan,
Pertama cintailah Tuhanmu,kedua cintailah sesamamu.
Dan alam hanyalah tempatmu untuk mengekspresikan cinta,jika kamu hanya melakukan satu dari keduanya maka bahagia itu masih harapan.
Jika aku harus memilih antara Tuhan atau manusia,maka aku akan berkata Tuhan dan manusia itu satu adanya,karena itu aku tidak bisa memilih salah satu diantara keduanya.
Aku akan mendekati Tuhanku dan aku akan mendekati sesamaku manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar