Ketika itu seorang pemuda berada di perantauan,tempat dimana dia berharap akan berubah nasibnya,dari seorang pemuda kumal menjadi seorang yang sukses,lama sudah waktu telah berlalu,pemuda tersebut mengejar
mimpinya,sampai-sampai dia lupa bahwa orang tuanya sangat ingin melihatnya berhasil,dia terus bekerja tanpa lelah,tampaknya semakin keras dia bekerja,semakin lelah dan bosan dirinya.
Sampai suatu waktu dia mulai sadar,bahwa pekerjaan yang dia andalkan tidak bisa membawanya ke satu titik pencapaian yang dia harapkan,tetapi karena suatu alasan,dia tidak bisa melepaskan pekerjaan tersebut,alasan tersebut adalah dia mempunyai banyak tanggungan hutang yang harus dibayar,mulai dari hutang pribadi sampai hutang kendaraan.
Ada satu hal yang tidak dimengerti pemuda tersebut,bahwa ayahnya sudah terlalu rindu untuk melihat kesuksesannya,tetapi sang ayah tidak pernah tahu,bahwa anaknya memang berusaha di awal,tetapi tahun demi tahun impian anaknya tersebut semakin memudar,pada satu titik sang ayah jatuh sakit,sang anak tidak tahu,karena memang tidak diberi kabar.
Semakin hari kesehatan ayahnya semakin buruk,yang akhirnya sang ayah meninggal.
Pemuda tersebut diberi kabar oleh pihak keluarga bahwa ayahnya telah meninggal,betapa kagetnya pemuda tersebut mendengar kabar itu,lalu dia berusaha secepat mungkin pulang,dia mengambil cuti dari pekerjaannya dan pulang untuk menghadiri penguburan ayahnya.
Sangat disayangkan,dalam perjalanan pulang kendaraan yang ditumpangi sang pemuda terjebak macet,hari itu benar-benar menyedihkan,dan pemuda tersebut hanya bisa pasrah,
karena sang pemuda belum sampai juga dikampung halaman,pihak keluarga sudah tidak bisa menunggu lebih lama,mayat ayahnya harus segera dikuburkan,berhubung waktu telah senja dan warga sekitar sudah terlalu lama menunggu,akhirnya dengan sangat terpaksa,mayat ayahnya harus segera dikuburkan tanpa menunggu anaknya itu lebih lama.
Pihak keluarga dengan sengaja tidak mengabari sang anak,bahwa mayat ayahnya akan segera dikubur tanpa menunggu dirinya lebih lama,karena khawatir sang anak akan bertambah sedih didalam perjalanan.
Singkat cerita sang anak akhirnya sampai pada malam hari tetapi terlambat,mayat ayahnya sudah dikuburkan.
Malam itu benar-benar menjadi tamparan keras,"kenapa ini semua harus terjadi",keluh sang anak.
Malam itu,dia merenung di sebuah gubuk sawah di desanya,dan beberapa teman dekatnya ikut menemaninya di sana,saat teman-temannya sedang menghiburnya,tiba-tiba di kejauhan tampak seberkas cahaya,"apakah itu jerit temannya"!
Itu hantu,itu hantu!!
Sang pemuda tersebut kaget,tetapi entah karena alasan apa,dia menjawab,"bukan itu ayah".
Bagaimana mungkin! temannya menjawab,ayahmu sudah mati!
Benar itu ayahku,lalu cahaya dikejauhan itu tiba-tiba menghilang,dan beberapa saat kemudian cahaya itu mendekat.
Semua kaget,ketika melihat cahaya itu tiba-tiba berada didepan mereka,tetapi yang sungguh mengagetkan di dalam cahaya kuning keemasan itu bukan ayahnya tetapi itu tulang-belulang yang bersinar?
Lalu temannya dengan agak takut bertanya,"siapakah kamu"?
Tiba-tiba terdengar suara dari tulang-belulang dari dalam cahaya tersebut,dengan sedih tulang-belulang tersebut menjawab,"aku ayahnya".
Jelas itu menunjuk kepada temannya yang baru saja kehilangan ayahnya tersebut.
Kemudian temannya menjawab,bagaimana mungkin anda sampai kesini,anda sudah mati!
Aku bisa menemui kalian karena aku diberi izin khusus untuk menyampaikan sesuatu,
Tentang apa? jawab temannya.
Tentang harapanku,jawab tulang-belulang tersebut,dia meneruskan"Sudah 4 tahun aku menunggu kesuksesannya,tetapi sampai hari matiku,aku belum juga melihatnya sukses,tidakkah kamu bisa merasakan perasaanku".
Sungguh pernyataan itu menampar hati pemuda,anaknya tersebut,dia menangis dan menjawab," Ayah,aku akan memulainya dari awal dan untuk kali ini aku percaya akan berhasil,maafkan aku,aku belum bisa menunjukkan keberhasilanku kepada ayah ketika ayah masih hidup,tetapi aku tahu sekarang,ayah tetap hidup meskipun ayah telah mati dan meninggalkan bumi ini,harapan ayah juga tetap hidup,supaya aku berhasil mencapai cita-citaku,sekarang semangatku kembali".
Tiba-tiba temannya bertanya,"bagaimana anda sampai disini,apakah anda diterima di sorga,apakah di alam tempat anda hidup sekarang memiliki kehidupannya sendiri?
Tulang-belulang itu menjawab,"benar,tempat dimana aku sekarang berada memiliki kehidupannya sendiri,jadi aku bisa bersaksi bahwa kehidupan setelah kematian itu memang benar ada.
Sampai disini aku,penulis terbangun dari tidur,semua kejadian ini ternyata sebuah mimpi.
Tetapi ada suatu kesimpulan dari mimpi ini yang telah saya renungkan.
Pertama jangan menyia-nyiakan harapan orang tua kita yang masih hidup,berbuatlah sesuatu untuk membuat mereka bahagia,sebelum mereka meninggalkan kita.
Kedua,ada sebuah kesaksian penting dari mimpi tersebut,tentang adanya kehidupan baru setelah kematian.
Jadi jika disatukan maka ada pesan yang harus dilakukan generasi muda bagi orang tua mereka yang masih hidup,yaitu untuk menjadi anak penghiburan bagi orang tua,membahagiakan mereka dengan segala upaya dan jangan terbawa arus sehingga menjadi lupa dengan tanggung jawabnya sebagai anak terhadap orang tua.
Kepada mereka yang sudah ditinggalkan orang tuanya,tetapi belum bisa memberikan kebahagiaan sepenuhnya selama orang tuanya hidup di bumi,ada pesan khusus untuk anda.
Percayalah kematian bukanlah akhir,orang tua anda tetap hidup,dan harapan mereka tetap sama dan juga tetap hidup,untuk melihat keberhasilan anda menjadi pribadi yang bermanfaat dan berharga.
mimpinya,sampai-sampai dia lupa bahwa orang tuanya sangat ingin melihatnya berhasil,dia terus bekerja tanpa lelah,tampaknya semakin keras dia bekerja,semakin lelah dan bosan dirinya.
Sampai suatu waktu dia mulai sadar,bahwa pekerjaan yang dia andalkan tidak bisa membawanya ke satu titik pencapaian yang dia harapkan,tetapi karena suatu alasan,dia tidak bisa melepaskan pekerjaan tersebut,alasan tersebut adalah dia mempunyai banyak tanggungan hutang yang harus dibayar,mulai dari hutang pribadi sampai hutang kendaraan.
Ada satu hal yang tidak dimengerti pemuda tersebut,bahwa ayahnya sudah terlalu rindu untuk melihat kesuksesannya,tetapi sang ayah tidak pernah tahu,bahwa anaknya memang berusaha di awal,tetapi tahun demi tahun impian anaknya tersebut semakin memudar,pada satu titik sang ayah jatuh sakit,sang anak tidak tahu,karena memang tidak diberi kabar.
Semakin hari kesehatan ayahnya semakin buruk,yang akhirnya sang ayah meninggal.
Pemuda tersebut diberi kabar oleh pihak keluarga bahwa ayahnya telah meninggal,betapa kagetnya pemuda tersebut mendengar kabar itu,lalu dia berusaha secepat mungkin pulang,dia mengambil cuti dari pekerjaannya dan pulang untuk menghadiri penguburan ayahnya.
Sangat disayangkan,dalam perjalanan pulang kendaraan yang ditumpangi sang pemuda terjebak macet,hari itu benar-benar menyedihkan,dan pemuda tersebut hanya bisa pasrah,
karena sang pemuda belum sampai juga dikampung halaman,pihak keluarga sudah tidak bisa menunggu lebih lama,mayat ayahnya harus segera dikuburkan,berhubung waktu telah senja dan warga sekitar sudah terlalu lama menunggu,akhirnya dengan sangat terpaksa,mayat ayahnya harus segera dikuburkan tanpa menunggu anaknya itu lebih lama.
Pihak keluarga dengan sengaja tidak mengabari sang anak,bahwa mayat ayahnya akan segera dikubur tanpa menunggu dirinya lebih lama,karena khawatir sang anak akan bertambah sedih didalam perjalanan.
Singkat cerita sang anak akhirnya sampai pada malam hari tetapi terlambat,mayat ayahnya sudah dikuburkan.
Malam itu benar-benar menjadi tamparan keras,"kenapa ini semua harus terjadi",keluh sang anak.
Malam itu,dia merenung di sebuah gubuk sawah di desanya,dan beberapa teman dekatnya ikut menemaninya di sana,saat teman-temannya sedang menghiburnya,tiba-tiba di kejauhan tampak seberkas cahaya,"apakah itu jerit temannya"!
Itu hantu,itu hantu!!
Sang pemuda tersebut kaget,tetapi entah karena alasan apa,dia menjawab,"bukan itu ayah".
Bagaimana mungkin! temannya menjawab,ayahmu sudah mati!
Benar itu ayahku,lalu cahaya dikejauhan itu tiba-tiba menghilang,dan beberapa saat kemudian cahaya itu mendekat.
Semua kaget,ketika melihat cahaya itu tiba-tiba berada didepan mereka,tetapi yang sungguh mengagetkan di dalam cahaya kuning keemasan itu bukan ayahnya tetapi itu tulang-belulang yang bersinar?
Lalu temannya dengan agak takut bertanya,"siapakah kamu"?
Tiba-tiba terdengar suara dari tulang-belulang dari dalam cahaya tersebut,dengan sedih tulang-belulang tersebut menjawab,"aku ayahnya".
Jelas itu menunjuk kepada temannya yang baru saja kehilangan ayahnya tersebut.
Kemudian temannya menjawab,bagaimana mungkin anda sampai kesini,anda sudah mati!
Aku bisa menemui kalian karena aku diberi izin khusus untuk menyampaikan sesuatu,
Tentang apa? jawab temannya.
Tentang harapanku,jawab tulang-belulang tersebut,dia meneruskan"Sudah 4 tahun aku menunggu kesuksesannya,tetapi sampai hari matiku,aku belum juga melihatnya sukses,tidakkah kamu bisa merasakan perasaanku".
Sungguh pernyataan itu menampar hati pemuda,anaknya tersebut,dia menangis dan menjawab," Ayah,aku akan memulainya dari awal dan untuk kali ini aku percaya akan berhasil,maafkan aku,aku belum bisa menunjukkan keberhasilanku kepada ayah ketika ayah masih hidup,tetapi aku tahu sekarang,ayah tetap hidup meskipun ayah telah mati dan meninggalkan bumi ini,harapan ayah juga tetap hidup,supaya aku berhasil mencapai cita-citaku,sekarang semangatku kembali".
Tiba-tiba temannya bertanya,"bagaimana anda sampai disini,apakah anda diterima di sorga,apakah di alam tempat anda hidup sekarang memiliki kehidupannya sendiri?
Tulang-belulang itu menjawab,"benar,tempat dimana aku sekarang berada memiliki kehidupannya sendiri,jadi aku bisa bersaksi bahwa kehidupan setelah kematian itu memang benar ada.
Sampai disini aku,penulis terbangun dari tidur,semua kejadian ini ternyata sebuah mimpi.
Tetapi ada suatu kesimpulan dari mimpi ini yang telah saya renungkan.
Pertama jangan menyia-nyiakan harapan orang tua kita yang masih hidup,berbuatlah sesuatu untuk membuat mereka bahagia,sebelum mereka meninggalkan kita.
Kedua,ada sebuah kesaksian penting dari mimpi tersebut,tentang adanya kehidupan baru setelah kematian.
Jadi jika disatukan maka ada pesan yang harus dilakukan generasi muda bagi orang tua mereka yang masih hidup,yaitu untuk menjadi anak penghiburan bagi orang tua,membahagiakan mereka dengan segala upaya dan jangan terbawa arus sehingga menjadi lupa dengan tanggung jawabnya sebagai anak terhadap orang tua.
Kepada mereka yang sudah ditinggalkan orang tuanya,tetapi belum bisa memberikan kebahagiaan sepenuhnya selama orang tuanya hidup di bumi,ada pesan khusus untuk anda.
Percayalah kematian bukanlah akhir,orang tua anda tetap hidup,dan harapan mereka tetap sama dan juga tetap hidup,untuk melihat keberhasilan anda menjadi pribadi yang bermanfaat dan berharga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar