Pengertian hukum mutuae

Disebut juga hukum timbal-balik,hukum ini menjelaskan bahwa energi keluar dalam bentuk dan kembali dalam bentuk,dengan jumlah frekuensi sama atau lebih besar.
Apa maksudnya?

Segala sesuatu yang anda lepaskan ke semesta ini,apapun juga bentuknya,entah itu kebaikan ataupun keburukan akan kembali lagi kepada anda dalam jumlah yang sama atau bisa lebih besar.
Hukum ini sangat di kenal oleh dunia,ini yang paling banyak di ajarkan oleh tradisi dan agama.
dan raja salomo dalam kitab pengkotbahnya pernah berkata lemparkanlah rotimu kedalam air maka kamu akan mendapatkanya kembali lama setelah itu.

Ini membuktikan bahwa hukum timbal-balik telah di mengerti dan di gunakan oleh raja-raja berhikmat sejak ratusan tahun yang lalu.
Ini sangat luar biasa,semua kebijaksanaan telah di ungkapkan,hanya anda yang mau rendah hati untuk belajar dan mempraktekannya yang akan menerima manfaat yang luar biasa dari demua hukum-hukum ini.

Sekarang anda akan  menerima beberapa contoh penerapan hukum ini dalam kehidupan,
apakah anda pernah mendengar ternyata orang-orang terkaya di dunia adalah orang-orang dermawan sejati?
Ya,mereka adalah para dermawan yang sejati,pada kenyataannya mereka adalah orang-orang yang sangat murah hati,ini bertolak-belakang dari apa yang kita dengar selama ini,banyak yang berkata bahwa orang kaya adalah orang yang rakus,orang yang mementingkan diri sendiri,ini benar benar pernyataan yang tidak sepenuhnya benar.


Maksudnya tidak semua orang kaya adalah rakus atau mementingkan diri sendiri,sebenarnya mereka telah masuk kedalam hukum timbal-balik,hanya entah disadarinya atau tidak,tapi pada kenyataannya hukum timbal-balik sudah bekerja dalam hidup mereka.
Anda sudah mengerti bahwa cara kerja hukum ini adalah mengembalikan energi yang telah anda lepaskan,kalau anda melepaskan kebaikan,anda akan kembali menerima kebaikan,begitu juga sebaliknya, termasuk uang.

Jika anda memberikan sesuatu yang bernilai,maka sesuatu yang benilai sama atau lebih besar akan kembali kepada anda.
Jika anda berbuat baik kepada orang lain,maka orang lain juga akan berbuat baik kepada anda.
Ini ajaib anda memberi uang maka anda akan menerima uang atau sesuatu yang memiliki nilai yang sama dengan uang  yang sudah anda berikan.

Jadi jangan harapkan uang lebih banyak kalau anda tidak pernah memberi.
Sahabat saya berkata anda hanya akan menyimpan apa yang sudah anda berikan,bayangkan kalau selama ini anda tidak pernah memberi,maka pada kenyataannya anda belum menyimpan apapun,termasuk uang.

Begitu juga dengan orang-orang yang kaya  yang  kekayaannya dari hal-hal yang tidak baik,seperti mencuri,merampok,korupsi..
Mereka juga tak luput dari hukum timbal-balik,mereka bisa sukses mencuri,merampok,korupsi, karena mereka juga sebenarnya menerapkan hukum timbal-balik ini.

Ini benar-benar kenyataan yang tidak bisa di pungkiri,mereka memiliki tim yang hebat untuk itu,mereka saling berbagi hasil,begitu juga dengan koruptor,mereka aman karena mereka sudah memberi,yaitu uang tutup mulut.
Ini menyedihkan karena mereka hanya menjalankan satu hukum semesta,mereka lupa dengan hukum tarik-menarik,meskipun dengan hukum timbal-balik mereka bisa berhasil namun karena cara mereka salah dan buruk,yaitu dengan korupsi,merampok,mencuri maka menurut hukum tarik-menarik mereka akan menarik keburukan yang setimpal sengan yang mereka lakukan,kegelisahan,kekhawatiran,rasa bersalah,terdakwa bahwa dirinya bukan orang baik,sehingga dengan perasaan itu mereka akan menarik lebih banyak keburukan seperti hukuman sampai kematian.


Lalu bagaimana dengan mereka yang berhasil kaya dengan cara pelit, mereka bisa kaya juga kok?
Anda juga harus paham,mereka kaya karena pelit,berarti mereka melawan hukum timbal-balik dan mereka sesungguhnya sudah menggunakan satu hukum yang saya sebut hukum progresif atau hukum pertumbuhan secara keliru,mereka hanya menghimpun dan meningkatkan dengan cara menahan diri untuk memberi atau berbagi.

Kenapa melawan hukum timbal-balik,menurut hukum ini,jika anda pelit terhadap orang lain,tidak pernah memberi  maka anda akan menerima sifat yang sama dari orang lain.
Dan menurut hukum tarik-menarik jika anda pelit anda akan menarik orang-orang yang pelit kedalam hidup anda,ini akan menyusahkan diri anda sendiri.
Satu lagi menurut ahli finansial dan investor Robert T.kiyosaki,beliau berkata anda memang bisa kaya dengan pelit,masalahnya setelah anda kaya,anda tetap pelit.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar