Disebut juga hukum keyakinan,hukum ini menjelaskan bahwa segala sesuatu benar menurut sudut pandang masing-masing.
Jadi menurut hukum ini,apapun yang kita yakini sebagai kebenaran,apapun itu
memang adalah kebenaran tetapi menurut sudut pandang kita masing-masing,tidak ada yang salah.
Biarkan saya menjelaskan pemahaman ini,sebelumnya saya ingin bertanya kepada anda,menurut anda apakah anda orang yang berkualitas?
Mohon jawab dengan jujur didalam hati anda!
Apabila jawaban anda adalah ya, saya orang yang berkualitas,maka jawaban anda sepenuhnya benar bagi diri anda.
Apabila jawaban anda adalah tidak atau belum berkualitas,jawaban itu juga benar bagi diri anda.
Jadi tidak ada yang salah,semuanya benar,apa yang anda katakan,apa yang anda yakini,apapun pendapat anda adalah benar menurut sudut pandang anda.
Orang lain tidak berhak menyalahkan,itu adalah realitas anda,itu adalah tingkat pemikiran anda, ya dunia anda sendiri dan saya yakin anda tidak ingin disalahkan siapapun,terlebih itu adalah keyakinan dan realitas anda.
Contoh nyata dalam hal ini adalah mengenai kepercayaan dan tradisi,kebetulan di indonesia adalah negara yang memiliki berbagai kepercayaan dan tradisi yang lumayan banyak,ini sangat cocok untuk penjelasan hukum ini,dan anda tahu mereka percaya pada apa yang mereka yakini,dan anda juga tahu apa yang akan terjadi apabila anda mencoba menyalahkan keyakinan mereka?
Baik kesimpulan yang bermanfaat bagi hidup anda mengenai hukum keyakinan ini adalah
bahwa anda adalah tuan atas segala keyakinan anda,tidak ada seorangpun yang bisa merubah keyakinan anda kecuali anda sendiri,tetapi meskipun anda bisa merubahnya,anda tidak bisa menyalahkan keyakinan yang selama ini sudah anda miliki,seburuk apapun keyakinan anda masa lalu itu adalah keputusan anda,dan anda sendiri yang telah menciptakannya.
Sekarang anda tidak perlu bersedih hati jika pendapat anda ditolak,sebaik apapun yang anda ungkapkan itu hanya baik menurut realitas anda,belum tentu sama dengan realitas dan keyakinan orang lain,jika anda berkata A adalah baik,orang lain bisa berkata A adalah buruk.
Siapa yang salah?
Tidak ada,semua benar menurut sudut pandang masing-masing.
Jadi sekarang anda bisa berbahagia,anda tidak perlu kecewa apabila pendapat dan gagasan anda belum bisa diterima orang lain,anda tetap bisa menghidupi realitas yang anda yakini.
Lalu bagaimana kalau saya ingin berbagi realitas?
Apakah salah?
Kabar gembiranya,anda tetap bisa berbagi realitas,keyakinan dan pendapat anda,itu adalah hak anda,tetapi sekarang anda mengerti hukum ini,jadi anda tidak perlu seperti masa lalu yang berdebat dengan sebuah pemahaman yang menurut anda benar,dan menyalahkan orang lain yang tidak bisa menerima realitas dan keyakinan anda.
Mulai sekarang anda bisa berdamai dengan diri sendiri dan orang lain,sudah menjadi hukum kalau akan ada yang menerima juga akan ada yang menolak,apabila anda ingin merubah realitas mereka yang menolak,tugas anda hanyalah membuktikan realitas anda,apabila anda sudah bisa membuktikan realitas anda sendiri,orang yang tadinya menolak sudah pasti akan mengikuti anda,terlebih jika realitas mereka sendiri tidak bisa membuktikan apapun.
Juga mengenai tulisan saya ini,anda berhak percaya dan menerima,juga sebaliknya,itu adalah keyakinan anda,hak anda,realitas anda,hidup anda.
Jadi menurut hukum ini,apapun yang kita yakini sebagai kebenaran,apapun itu
memang adalah kebenaran tetapi menurut sudut pandang kita masing-masing,tidak ada yang salah.
Biarkan saya menjelaskan pemahaman ini,sebelumnya saya ingin bertanya kepada anda,menurut anda apakah anda orang yang berkualitas?
Mohon jawab dengan jujur didalam hati anda!
Apabila jawaban anda adalah ya, saya orang yang berkualitas,maka jawaban anda sepenuhnya benar bagi diri anda.
Apabila jawaban anda adalah tidak atau belum berkualitas,jawaban itu juga benar bagi diri anda.
Jadi tidak ada yang salah,semuanya benar,apa yang anda katakan,apa yang anda yakini,apapun pendapat anda adalah benar menurut sudut pandang anda.
Orang lain tidak berhak menyalahkan,itu adalah realitas anda,itu adalah tingkat pemikiran anda, ya dunia anda sendiri dan saya yakin anda tidak ingin disalahkan siapapun,terlebih itu adalah keyakinan dan realitas anda.
Contoh nyata dalam hal ini adalah mengenai kepercayaan dan tradisi,kebetulan di indonesia adalah negara yang memiliki berbagai kepercayaan dan tradisi yang lumayan banyak,ini sangat cocok untuk penjelasan hukum ini,dan anda tahu mereka percaya pada apa yang mereka yakini,dan anda juga tahu apa yang akan terjadi apabila anda mencoba menyalahkan keyakinan mereka?
Baik kesimpulan yang bermanfaat bagi hidup anda mengenai hukum keyakinan ini adalah
bahwa anda adalah tuan atas segala keyakinan anda,tidak ada seorangpun yang bisa merubah keyakinan anda kecuali anda sendiri,tetapi meskipun anda bisa merubahnya,anda tidak bisa menyalahkan keyakinan yang selama ini sudah anda miliki,seburuk apapun keyakinan anda masa lalu itu adalah keputusan anda,dan anda sendiri yang telah menciptakannya.
Sekarang anda tidak perlu bersedih hati jika pendapat anda ditolak,sebaik apapun yang anda ungkapkan itu hanya baik menurut realitas anda,belum tentu sama dengan realitas dan keyakinan orang lain,jika anda berkata A adalah baik,orang lain bisa berkata A adalah buruk.
Siapa yang salah?
Tidak ada,semua benar menurut sudut pandang masing-masing.
Jadi sekarang anda bisa berbahagia,anda tidak perlu kecewa apabila pendapat dan gagasan anda belum bisa diterima orang lain,anda tetap bisa menghidupi realitas yang anda yakini.
Lalu bagaimana kalau saya ingin berbagi realitas?
Apakah salah?
Kabar gembiranya,anda tetap bisa berbagi realitas,keyakinan dan pendapat anda,itu adalah hak anda,tetapi sekarang anda mengerti hukum ini,jadi anda tidak perlu seperti masa lalu yang berdebat dengan sebuah pemahaman yang menurut anda benar,dan menyalahkan orang lain yang tidak bisa menerima realitas dan keyakinan anda.
Mulai sekarang anda bisa berdamai dengan diri sendiri dan orang lain,sudah menjadi hukum kalau akan ada yang menerima juga akan ada yang menolak,apabila anda ingin merubah realitas mereka yang menolak,tugas anda hanyalah membuktikan realitas anda,apabila anda sudah bisa membuktikan realitas anda sendiri,orang yang tadinya menolak sudah pasti akan mengikuti anda,terlebih jika realitas mereka sendiri tidak bisa membuktikan apapun.
Juga mengenai tulisan saya ini,anda berhak percaya dan menerima,juga sebaliknya,itu adalah keyakinan anda,hak anda,realitas anda,hidup anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar