Dia yang Mahakuasa bekerja dari dalam diri manusia bukan dari luar,manusia adalah saluran tempat Mahakuasa mengekspresikan diriNya.
Sifat dari Mahakuasa ini adalah
melayani,jika sifat individu bertentangan dengan sifat Mahakuasa maka maksud dan rencana Mahakuasa tidak bisa disalurkan melalui individu tersebut.
Kita telah sampai pada pemahaman spiritual yang dalam,pemahaman yang akan merubah peradaban dan akan terus merubahnya sampai titik kualitas kehidupan tertinggi,yang mungkin pantas disebut sebagai surga itu sendiri.
Jika Mahakuasa bekerja dari dalam manusia atau individu sudah sepantasnya individu harus bergerak selaras dengan Mahakuasa.
Jika individu bergerak bertentangan dengan gerak Mahakuasa maka individu telah keluar dari hukumNya,inilah sebab dari ketidakselarasan segala sesuatu yang buruk,penyakit,kemiskinan,perang dan kehancuran.
Jika demikian berarti tidak semua individu bisa menjadi saluran berekspresiNya Mahakuasa,mereka yang dijadikan saluran berekspresiNya Mahakuasa adalah mereka yang bergerak dan berjalan selaras dengan hukum-hukum Mahakuasa.
Setiap individu yang keluar dari hukumNya akan segera tersingkir dan binasa,semua itu bukan semata-mata karena Mahakuasa kejam,tetapi karena pilihan individu itu sendiri.
Alkitab menuliskan bahwa tubuh manusia adalah bait Roh kudus.
Roh kudus atau disebut juga Roh suci adalah Roh kebenaran,Dia berasal dari Allah dan Dia adalah Allah sendiri,yang Mahakuasa,Dia tinggal di dalam diri manusia,Dia bekerja dari dalam manusia bukan dari luar.
Pemahaman ini akan menyingkirkan semua batu penghalang manusia sebagai saluran tempat berekspresinya Allah,tetapi apakah Roh kebenaran ini tinggal pada setiap orang?
Tentu saja tidak,karena setiap individu yang tidak bergerak dan berjalan selaras denganNya,Roh kebenaran tidak ada pada dirinya dan tidak berekspresi melalui dirinya.
Individu yang memahami ini akan mengerti bahwa tubuh mereka tidak bisa dipergunakan dan diperlakukan dengan sembarangan,tetapi ada satu hukum yang harus ditaati,hukum itu adalah sifat dan kualitas Mahakuasa.
Individu harus memakai tubuhnya sebagai saluran berekspresinya Roh kebenaran yang Mahasuci,Mahamemberi,Mahakuasa.
Mereka yang menggunakan tubuhnya untuk melawan Roh kebenaran adalah mereka yang siap diganjar dengan rasa sakit,apakah itu penyakit,kemiskinan,penderitaan,bahkan kematian.
Jika memang demikian sudah sepatutnya individu menjaga tubuhnya dari hal-hal yang merusak,dan yang paling merusak di antara semua perusak tubuh adalah percabulan.
Mereka yang terikat pada hal-hal seperti itu,jelas mereka yang buta akan kebenaran hukum-hukum kehidupan.
Mereka akan melihat bahwa sebab dari segala keburukan yang terjadi pada mereka adalah karena sifat mereka yang tidak selaras dengan sifat Mahakuasa.
Mereka jauh dari kesuksesan hidup yang sejati,apapun usaha yang mereka lakukan untuk kesuksesan selalu menjadi kesuksesan prematur.
Apa yang mereka pegang dan kerjakan tiba-tiba menjadi abu.
Semua itu hanya karena satu hal,mereka melawan sifat Roh kebenaran yang seharusnya tinggal dan bekerja dari dalam diri mereka.
Ini bukan sebuah kepercayaan,ini sebuah hukum pasti yang tidak akan pernah hilang,akan selalu ada karena Roh kebenaran itu kekal dan abadi.
Roh kebenaran adalah penggerak semua kehidupan,Dia adalah kuasa yang akan terus bekerja sebagai penuntun setiap individu yang telah mencapai kesadaran tertingginya sebagai bagian dari Allah yang esa.
Yang membedakan antara individu dengan Mahakuasa adalah tingkatannya,tetapi mereka memiliki sifat dan kualitas yang sama.
Ini sama seperti setetes air dengan lautan luas.
Individu adalah setetes air dan Maha kuasa adalah lautannya.
Setiap individu yang ingin melakukan pekerjaan besar yang akan merubah peradaban menjadi lebih baik,harus terhubung dengan Mahakuasa,karena apakah gunanya setetes air tanpa sumbernya,api yang besar harus dipadamkan dengan banyak air,bukan dengan setetes air.
Jika demikian individu tidak bisa berbuat apa-apa dengan mengandalkan dirinya sendiri,individu harus terhubung dengan sumber kekuatan,individu harus bergerak selaras dengan sumber kekuatan tersebut,sehingga hasil yang tercapai adalah kesuksesan besar dan permanen.
Pemahaman tertinggi inilah yang membuat manusia sepanjang peradaban percaya adanya pemeliharaan khusus dari Tuhan.
Tentu saja hal ini benar,karena mereka yang bersatu dengan Roh kebenaran tidak bisa disentuh segala sesuatu yang berbeda sifat dan kualitasnya dari Roh kebenaran itu sendiri.
Apakah itu penyakit,kemiskinan,ketakutan,semua itu bukan sifat Roh kebenaran yang Mahakuasa dan Mahamulia.
Semua sudah sangat jelas bahwa mereka yang mencapai pemahaman ini adalah mereka yang akan merubah peradaban dengan kuasa dan kekuatan yang tak terbatas dari Roh kebenaran yang Mahakuasa dan abadi.
Sifat dari Mahakuasa ini adalah
melayani,jika sifat individu bertentangan dengan sifat Mahakuasa maka maksud dan rencana Mahakuasa tidak bisa disalurkan melalui individu tersebut.
Kita telah sampai pada pemahaman spiritual yang dalam,pemahaman yang akan merubah peradaban dan akan terus merubahnya sampai titik kualitas kehidupan tertinggi,yang mungkin pantas disebut sebagai surga itu sendiri.
Jika Mahakuasa bekerja dari dalam manusia atau individu sudah sepantasnya individu harus bergerak selaras dengan Mahakuasa.
Jika individu bergerak bertentangan dengan gerak Mahakuasa maka individu telah keluar dari hukumNya,inilah sebab dari ketidakselarasan segala sesuatu yang buruk,penyakit,kemiskinan,perang dan kehancuran.
Jika demikian berarti tidak semua individu bisa menjadi saluran berekspresiNya Mahakuasa,mereka yang dijadikan saluran berekspresiNya Mahakuasa adalah mereka yang bergerak dan berjalan selaras dengan hukum-hukum Mahakuasa.
Setiap individu yang keluar dari hukumNya akan segera tersingkir dan binasa,semua itu bukan semata-mata karena Mahakuasa kejam,tetapi karena pilihan individu itu sendiri.
Alkitab menuliskan bahwa tubuh manusia adalah bait Roh kudus.
Roh kudus atau disebut juga Roh suci adalah Roh kebenaran,Dia berasal dari Allah dan Dia adalah Allah sendiri,yang Mahakuasa,Dia tinggal di dalam diri manusia,Dia bekerja dari dalam manusia bukan dari luar.
Pemahaman ini akan menyingkirkan semua batu penghalang manusia sebagai saluran tempat berekspresinya Allah,tetapi apakah Roh kebenaran ini tinggal pada setiap orang?
Tentu saja tidak,karena setiap individu yang tidak bergerak dan berjalan selaras denganNya,Roh kebenaran tidak ada pada dirinya dan tidak berekspresi melalui dirinya.
Individu yang memahami ini akan mengerti bahwa tubuh mereka tidak bisa dipergunakan dan diperlakukan dengan sembarangan,tetapi ada satu hukum yang harus ditaati,hukum itu adalah sifat dan kualitas Mahakuasa.
Individu harus memakai tubuhnya sebagai saluran berekspresinya Roh kebenaran yang Mahasuci,Mahamemberi,Mahakuasa.
Mereka yang menggunakan tubuhnya untuk melawan Roh kebenaran adalah mereka yang siap diganjar dengan rasa sakit,apakah itu penyakit,kemiskinan,penderitaan,bahkan kematian.
Jika memang demikian sudah sepatutnya individu menjaga tubuhnya dari hal-hal yang merusak,dan yang paling merusak di antara semua perusak tubuh adalah percabulan.
Mereka yang terikat pada hal-hal seperti itu,jelas mereka yang buta akan kebenaran hukum-hukum kehidupan.
Mereka akan melihat bahwa sebab dari segala keburukan yang terjadi pada mereka adalah karena sifat mereka yang tidak selaras dengan sifat Mahakuasa.
Mereka jauh dari kesuksesan hidup yang sejati,apapun usaha yang mereka lakukan untuk kesuksesan selalu menjadi kesuksesan prematur.
Apa yang mereka pegang dan kerjakan tiba-tiba menjadi abu.
Semua itu hanya karena satu hal,mereka melawan sifat Roh kebenaran yang seharusnya tinggal dan bekerja dari dalam diri mereka.
Ini bukan sebuah kepercayaan,ini sebuah hukum pasti yang tidak akan pernah hilang,akan selalu ada karena Roh kebenaran itu kekal dan abadi.
Roh kebenaran adalah penggerak semua kehidupan,Dia adalah kuasa yang akan terus bekerja sebagai penuntun setiap individu yang telah mencapai kesadaran tertingginya sebagai bagian dari Allah yang esa.
Yang membedakan antara individu dengan Mahakuasa adalah tingkatannya,tetapi mereka memiliki sifat dan kualitas yang sama.
Ini sama seperti setetes air dengan lautan luas.
Individu adalah setetes air dan Maha kuasa adalah lautannya.
Setiap individu yang ingin melakukan pekerjaan besar yang akan merubah peradaban menjadi lebih baik,harus terhubung dengan Mahakuasa,karena apakah gunanya setetes air tanpa sumbernya,api yang besar harus dipadamkan dengan banyak air,bukan dengan setetes air.
Jika demikian individu tidak bisa berbuat apa-apa dengan mengandalkan dirinya sendiri,individu harus terhubung dengan sumber kekuatan,individu harus bergerak selaras dengan sumber kekuatan tersebut,sehingga hasil yang tercapai adalah kesuksesan besar dan permanen.
Pemahaman tertinggi inilah yang membuat manusia sepanjang peradaban percaya adanya pemeliharaan khusus dari Tuhan.
Tentu saja hal ini benar,karena mereka yang bersatu dengan Roh kebenaran tidak bisa disentuh segala sesuatu yang berbeda sifat dan kualitasnya dari Roh kebenaran itu sendiri.
Apakah itu penyakit,kemiskinan,ketakutan,semua itu bukan sifat Roh kebenaran yang Mahakuasa dan Mahamulia.
Semua sudah sangat jelas bahwa mereka yang mencapai pemahaman ini adalah mereka yang akan merubah peradaban dengan kuasa dan kekuatan yang tak terbatas dari Roh kebenaran yang Mahakuasa dan abadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar