Salah satu rahasia menjadi kaya adalah bayarlah pinjamanmu dan meminjamlah lebih besar

Apakah anda bingung dengan prinsip ini ?
Kenapa harus bingung ini sebuah prinsip sederhana dari orang-orang terkaya didunia,yang saya kemas dalam penjelasan yang menggelitik hati anda,untuk berkata wow....
Mungkin ada yang berpikir,mengapa
setelah membayar pinjaman harus meminjam lebih besar ?
Karena pinjaman adalah satu-satunya cara yang akan mempercepat langkah anda untuk menjadi kaya,saya pastikan tanpa pinjaman anda hanya akan menjadi orang menengah yang kehidupannya dibawah cukup dan jauh dari keadaan kelimpahan,dan lebih dari itu ternyata anda adalah orang yang tidak tahu berterimakasih kepada sang pencipta yang telah meminjamkan banyak hal dalam kehidupan ini,supaya anda melakukan tugas yang menjadi bagian anda.

Bagaimana,apakah anda masih menolak prinsip meminjam ?
Biar saya jelaskan,anda yang sekarang membaca tulisan saya ini adalah para peminjam besar,mulai dari anda berwujud janin,anda meminjam makanan yang dikonsumsi ibu anda,anda meminjam nafas yang ibu anda hirup,anda lahir,anda meminjam sesuatu yang lebih besar lagi,kasih sayang ibu anda,nafas hidup anda.
Mungkin anda berpikir semua itu gratis,oh malang sekali anda yang berpikir seperti itu,atau anda berpikir semua itu tidak perlu dikembalikan,sekarang pertanyaannya apa bukti anda memiliki semua itu selamanya?
Ketika anda menarik nafas bukannya anda mengembalikannya lagi ke alam,itu saja sudah bisa membuktikan bahwa jati diri hidup anda adalah peminjam besar,jadi mulai sekarang jangan menolak prinsip meminjam untuk menjadi kaya,karena ini fakta dan bukan opini atau dongeng kosong.

Sekarang kembali kepokok bahasan,yaitu menggunakan pinjaman untuk menjadi kaya,dan yang akan saya jelaskan adalah kaya yang lebih dari sekedar hal materi atau uang.
Sampai saat ini ketika saya menuliskan masalah ini saya masih mendapati pemahaman masyarakat yang salah tentang pinjaman,mereka selalu mengartikan pinjaman itu sesuatu yang buruk atau tidak baik dan banyak yang menghindarinya.
Tetapi percayalah setelah ini anda akan berubah pikiran bahwa meminjam itu mulia dan tidak bisa anda hindari karena sejak semula anda adalah peminjam.

Sekarang saya akan memberikan contoh sederhana mengenai pinjaman uang untuk orang kalangan bawah, Ada sebuah keluarga sederhana dalam sebuah desa,dan anak mereka sedang sakit keras dan saat itu juga harus dioperasi dan membutuhkan biaya seratus juta rupiah untuk operasi,sementara orang tua anak itu hanya punya uang lima ratus ribu rupiah,apakah uang itu cukup untuk biaya operasi ?
Tentu saja tidak,sebagai orang tua yang normal tentunya orang tua anak itu akan mencari solusi untuk masalah ini,bisa pinjam kesana-kemari,karena saat itu sudah sangat kepepet,hasilnya orang tua anak itu meminjam uang seratus juta rupiah dari keluarganya ditambah pinjaman dari koperasi desa setempat,dan tentu saja harus mengembalikannya sesuai waktu yang telah desepakati,sekarang pertanyaannya,apa hubungannya dengan kekayaan,bukannya itu justru membuatnya bangkrut ?
Tetapi tunggu dulu,tahukah anda karena anak itu akhirnya selamat,ternyata 15 tahun kemudian,anak itu menjadi salah satu orang tersukses dikotanya dan mengangkat derajat keluarganya yang tadinya tidak punya apa-apa menjadi kaya raya.

Dari contoh diatas anda bisa memahami ternyata pinjaman itu sangat mulia,menjadi penyelamat dikala masa susah,tetapi masih banyak juga yang mengatakan bahwa saya bebas pinjaman dan tidak mau meminjam,padahal faktanya dia meminjam terus setiap hari,termasuk nafas yang dia hirup setiap hari,saya rasa itu hal gila,berpendapat,tanpa pondasi yang kuat untuk membuktikan kebenarannya.
Sekarang jika anda seorang pebisnis,saya rasa anda sudah sangat paham mengenai hal ini,karena pebisnis melakukannya setiap hari untuk membayar pinjaman dan meminjam lebih besar,termasuk modal atau uang bisnis mereka,bahkan mereka meminjam tenaga anda untuk bekerja setiap hari demi mendapatkan keuntungan bersama.
Jadi bagaimana,masih takutkah anda untuk menjadi peminjam besar ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar