Terbaik,sederhana dan sesuai kemampuan,sebenarnya itu merupakan prinsip lama yang sudah ada sejak dahulu,tetapi karena manusia terlalu sibuk dengan bertahan hidup,mereka tidak mempunyai waktu lagi untuk mencerna prinsip yang bisa membebaskan mereka
dari perbudakan yang mereka ciptakan sendiri didunia.
Bertahun-tahun yang lalu ketika saya mulai belajar ilmu pengembangan diri,saya begitu bersemangat ketika saya memahami bahwa ketiga prinsip diatas sangat mempengaruhi kehidupan manusia,kenapa?
karena dengan memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,anda akan menemukan kebebasan sesungguhnya seorang manusia,yang sekarang ini telah berubah menjadi aktivitas hidup yang sia-sia dan membosankan.
Kenapa saya menyebut kata perbudakan disini ?
Coba sekarang anda bertanya kepada diri sendiri !
Apakah anda melakukan yang terbaik ?
Apakah pekerjaan anda sudah yang terbaik untuk anda saat ini ?
Apakah anda mengerti dan memahami arti kesederhanaan ?
Jika anda mengerti kenapa sampai saat ini anda bekerja begitu keras tetapi menghasilkan sedikit yang bermanfaat ?
Apakah anda hidup sesuai kemampuan ?
Jika anda berkata ya,kenapa sampai saat ini anda begitu pelit untuk memberi dan berbagi dengan sesama,tetapi rela membeli barang sampah yang mahal dan rela membayar angsuran dengan bunga yang besar ?
Jika anda hidup sesuai kemampuan kenapa anda terlihat begitu cemas jika membicarakan masalah uang,terutama mengenai hutang ?
Saya harap saya salah dan hal-hal diatas tidak bisa disebut perbudakan.
Coba anda renungkan pertanyaan diatas,jika pertanyaan itu tidak tepat untuk anda,saya ucapkan selamat dan anda tidak perlu melanjutkan membaca tulisan saya ini.
Saya begitu prihatin melihat kondisi ini,inilah alasan saya ingin berbagi sudut pandang dengan anda,karena saya tahu anda yang membaca tulisan saya ini adalah orang yang siap belajar dan rendah hati,saya tidak memaksa anda untuk percaya setiap tulisan saya,minimal anda sekarang memiliki beberapa pertimbangan yang bisa anda selidiki sendiri kebenarannya.
Sekarang ini saya mengajak anda semua untuk kembali melihat kebelakang sejenak,apakah anda melupakan ketiga prinsip diatas dalam kehidupan anda yang singkat dibumi ini ?
Mulai saat ini saya harap anda menerapkan ketiga prinsip tersebut dalam kehidupan anda,sehingga anda tidak terjebak dalam rutinitas yang sia-sia.
Apakah anda sudah melakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan sesama ?
jika belum lakukanlah setelah anda selesai membaca tulisan ini.
Apakah anda telah menerapkan kesederhanaan ?
jika belum,carilah arti kesederhanaan dan mulailah menerapkannya agar anda menjadi lebih bernilai dan bijak dengan kesederhanaan,mulailah memikirkan sesama dan jangan memperkaya diri sendiri.
Satu hal lagi dan ini yang terpenting,hiduplah sesuai kemampuan,dan tingkatkan kemampuan anda sebelum anda melakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya yang sesungguhnya,kenapa anda harus menjadi budak uang sementara banyak hal yang sama pentingnya seperti spiritual anda,kesehatan anda,dan relasi anda,jangan menjadi orang yang hanya terlihat kaya,tetapi jadilah orang yang kaya dalam dan luar,dan semua itu dimulai dari sikap dan cara berpikir orang kaya yang sesungguhnya.
Biarkan prinsip-prinsip ini menjadi bagian dalam diri anda sehingga anda tidak terjebak terlalu lama didalam kesia-siaan yang memperbudak anda setiap hari dan bahkan sering kali anda tidak menyadarinya bahwa anda adalah korbannya,satu hal lagi,saya memiliki pesan dari sahabat saya,ini pesannya "Orang yang ingin cepat kaya tidak akan luput dari hukuman".
Jika anda ragu dengan pesan tersebut,silahkan membuktikannya sendiri,akhir kata manfaatkanlah waktu anda untuk melakukan yang terbaik.
dari perbudakan yang mereka ciptakan sendiri didunia.
Bertahun-tahun yang lalu ketika saya mulai belajar ilmu pengembangan diri,saya begitu bersemangat ketika saya memahami bahwa ketiga prinsip diatas sangat mempengaruhi kehidupan manusia,kenapa?
karena dengan memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,anda akan menemukan kebebasan sesungguhnya seorang manusia,yang sekarang ini telah berubah menjadi aktivitas hidup yang sia-sia dan membosankan.
Kenapa saya menyebut kata perbudakan disini ?
Coba sekarang anda bertanya kepada diri sendiri !
Apakah anda melakukan yang terbaik ?
Apakah pekerjaan anda sudah yang terbaik untuk anda saat ini ?
Apakah anda mengerti dan memahami arti kesederhanaan ?
Jika anda mengerti kenapa sampai saat ini anda bekerja begitu keras tetapi menghasilkan sedikit yang bermanfaat ?
Apakah anda hidup sesuai kemampuan ?
Jika anda berkata ya,kenapa sampai saat ini anda begitu pelit untuk memberi dan berbagi dengan sesama,tetapi rela membeli barang sampah yang mahal dan rela membayar angsuran dengan bunga yang besar ?
Jika anda hidup sesuai kemampuan kenapa anda terlihat begitu cemas jika membicarakan masalah uang,terutama mengenai hutang ?
Saya harap saya salah dan hal-hal diatas tidak bisa disebut perbudakan.
Coba anda renungkan pertanyaan diatas,jika pertanyaan itu tidak tepat untuk anda,saya ucapkan selamat dan anda tidak perlu melanjutkan membaca tulisan saya ini.
Saya begitu prihatin melihat kondisi ini,inilah alasan saya ingin berbagi sudut pandang dengan anda,karena saya tahu anda yang membaca tulisan saya ini adalah orang yang siap belajar dan rendah hati,saya tidak memaksa anda untuk percaya setiap tulisan saya,minimal anda sekarang memiliki beberapa pertimbangan yang bisa anda selidiki sendiri kebenarannya.
Sekarang ini saya mengajak anda semua untuk kembali melihat kebelakang sejenak,apakah anda melupakan ketiga prinsip diatas dalam kehidupan anda yang singkat dibumi ini ?
Mulai saat ini saya harap anda menerapkan ketiga prinsip tersebut dalam kehidupan anda,sehingga anda tidak terjebak dalam rutinitas yang sia-sia.
Apakah anda sudah melakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan sesama ?
jika belum lakukanlah setelah anda selesai membaca tulisan ini.
Apakah anda telah menerapkan kesederhanaan ?
jika belum,carilah arti kesederhanaan dan mulailah menerapkannya agar anda menjadi lebih bernilai dan bijak dengan kesederhanaan,mulailah memikirkan sesama dan jangan memperkaya diri sendiri.
Satu hal lagi dan ini yang terpenting,hiduplah sesuai kemampuan,dan tingkatkan kemampuan anda sebelum anda melakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya yang sesungguhnya,kenapa anda harus menjadi budak uang sementara banyak hal yang sama pentingnya seperti spiritual anda,kesehatan anda,dan relasi anda,jangan menjadi orang yang hanya terlihat kaya,tetapi jadilah orang yang kaya dalam dan luar,dan semua itu dimulai dari sikap dan cara berpikir orang kaya yang sesungguhnya.
Biarkan prinsip-prinsip ini menjadi bagian dalam diri anda sehingga anda tidak terjebak terlalu lama didalam kesia-siaan yang memperbudak anda setiap hari dan bahkan sering kali anda tidak menyadarinya bahwa anda adalah korbannya,satu hal lagi,saya memiliki pesan dari sahabat saya,ini pesannya "Orang yang ingin cepat kaya tidak akan luput dari hukuman".
Jika anda ragu dengan pesan tersebut,silahkan membuktikannya sendiri,akhir kata manfaatkanlah waktu anda untuk melakukan yang terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar